tentang kami
Sumber Nelayan Indonesia
Berdiri di atas warisan pesisir Indonesia, PT. Sumber Nelayan Indonesia bermula sebagai pengolah udang skala kecil dan berkembang menjadi perusahaan pangan yang terpercaya. Dengan dedikasi, inovasi, dan rasa hormat terhadap alam, PT. Sumber Nelayan Indonesia terus menciptakan bumbu dan produk hasil laut khas Indonesia yang autentik dan dinikmati oleh banyak orang.
Sejak didirikan, Sumber Nelayan Indonesia berkembang dengan dedikasi dan inovasi, dan tetap setia dengan tujuan awalnya. Setiap tonggak pencapaian menandai upaya berkelanjutan kami untuk menghadirkan kekayaan warisan pesisir Indonesia ke dunia.
pencapaian
Perjalanan Kami
1983 — Awal Mula
Didirikan di Asahan, Sumatera Utara. Memulai produksi terasi udang dari udang rebon segar yang baru ditangkap.
2014 — Menjadi PT. Sumber Nelayan Indonesia
Berubah menjadi PT Sumber Nelayan Indonesia. Memperkuat dukungan terhadap nelayan lokal dan masyarakat pesisir.
2015 — Pendirian Pabrik Produksi
Mendirikan pabrik baru di Mojokerto, Jawa Timur, dengan fokus pada produksi asam jawa.
2020 — Pendirian Pabrik Produksi
Membangun fasilitas industri khusus untuk mengolah bahan baku segar dari nelayan menjadi produk setengah jadi yang siap dipasarkan ke pasar global.
Sekarang — Menjaga Pertumbuhan Perusahaan dengan Inovasi
Membangun fasilitas industri khusus untuk mengolah bahan baku segar dari nelayan menjadi produk setengah jadi yang siap dipasarkan ke pasar global.
profil perusahaan
Lihat Cerita Kami
visi dan misi
Tujuan yang Memandu Kami
Visi
Berkomitmen untuk menjadi perusahaan yang memproduksi dan menghadirkan bumbu-bumbu terbaik dengan cita rasa autentik Indonesia.
Misi
Berupaya untuk terus berkembang dengan tekad yang kuat serta fokus yang tak pernah pudar pada kepuasan pelanggan. Dengan disiplin dan dedikasi, menjaga kualitas terbaik pada setiap produk yang dibuat, dan memastikan bahwa setiap bumbu menghadirkan cita rasa autentik kepada pelanggan setia kami. Selain kualitas, kami tetap berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan sebagai wujud tanggung jawab terhadap kekayaan alam Indonesia.